Sabtu, 20 Juli 2013

Puasa Dawud

Assalamualikum wr.wb.,

Puasa Dawud adalah puasa yang dilakukan secara selang-seling, sehari berpuasa sehari berbuka. Puasa jenis ini sering dikerjakan oleh Nabi Dawud, sehingga di katakan Puasa Dawud. Rasulullah SAW menyebut puasa dawud sebagai puasa yang paling utama, sebagaimana sabda beliau :

Dari ‘Abdullah bin ‘Amr bin Al ‘Ash, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

إِنَّ أَحَبَّ الصِّيَامِ إِلَى اللَّهِ صِيَامُ دَاوُدَ وَأَحَبَّ الصَّلاَةِ إِلَى اللَّهِ صَلاَةُ دَاوُدَ عَلَيْهِ السَّلاَمُ كَانَ يَنَامُ نِصْفَ اللَّيْلِ وَيَقُومُ ثُلُثَهُ 

وَيَنَامُ سُدُسَهُ وَكَانَ يَصُومُ يَوْمًا وَيُفْطِرُ يَوْمًا

Puasa yang paling disukai di sisi Allah adalah puasa Daud, dan shalat yang paling disukai Allah adalah Shalat Nabi Daud. Beliau biasa tidur di pertengahan malam dan bangun pada sepertiga malam terakhir dan beliau tidur lagi pada seperenam  malam terakhir. Sedangkan beliau biasa berpuasa sehari dan buka sehari.”(HR. Bukhari dan Muslim)

Puasa Daud merupakan puasa yang paling populer hingga saat ini. Menurut banyak pendapat, puasa ini tergolong istimewa karena Nabi Daud sendiri tidak hanya seorang nabi, tetapi juga seorang prajurit, raja dan ahli perang terkemuka. Nabi Daud dikenal sebagai Nabi yang mempunyai kesaktian luar biasa. Menurut sejarah, Nabi Dawud mampu mematahkan dan melunakkan besi yang kokoh. Nabi Dawud memiliki kharismatik yang tinggi, sehingga orang yang mau berbicara dengan beliau selalu merasa segan. Nabi Dawud memiliki suara yang merdu, sehingga angin dan burung kagum dengan suaranya. Bahkan Nabi Dawud meiliki fisik yang kuat, sehat dan jarang sakit. Ternyata rahasia dari semua itu adalah karena Nabi Dawud membiasakan diri berpuasa sehari dan berbuka sehari sepanjang hidupnya.

Selain itu Nabi Dawud selalu bangun malam untuk menunaikan shalat tahajjud, namun Nabi Dawud tetap istirahat seperti layaknya manusia biasa. Beliau tidak berlebihan dalam beribadah. sebagaimana tertera dalam hadist Rasulullah :
Puasa yang paling disukai di sisi Allah adalah puasa Daud, dan shalat yang paling disukai Allah adalah Shalat Nabi Daud. Beliau biasa tidur di pertengahan malam dan bangun pada sepertiga malam, kemudian ia tidur lagi di seperenanm malam, dan ia berpuasa satu hari dan berbuka satu hari.”(HR. Bukhari dan Muslim)

Melalui hadist tersebut, rasulullah SAW hendak berpesan, bahwa jangan terlalu berlebihan dalam melakukan sesuatu termasuk ibadah. Karena sesuatu yang berlebihan dampaknya tidak baik, bahkan terkadang merugikan diri sendiri dan hak orang lain. Karena itu Rasulullah SAW menegur salah seorang sahabat bernama Abdulllah ibn Amr yang melakukan ibadah secara berlebihan. ia berpuasa di siang hari dan salam setiap malam, sampai lupa terhadap hak istrinya. Maka Rasulullah SAW berpesan kepada Abdullah ibn Amr,
Berpuasalah dan berbukalah, Sholatlah dan tidurlah. Karena sesungguhnya badan kamu meiliki hak atas kamu dan istrimu mempunyai hak atas kamu, juga tamu kamu memiliki hak atas kamu. Cukuplah bagimu berpuasa sebanyak 3 hari pada tiap bulan. Kemudiaan Abdullah menyahut itu terlalu sedikit bagiku, wahai Rasulullah sesungguhnya saya memiliki kesanggupan. Kemudian rasulullah memberikan nasihat lagi, " Kalau begitu, berpuasalah sebanyak 3 hari dalam seminggu, Abdullah menyahut itu juga masih sedikit, saya masih memiliki kesanggupan, " kalau begitu berpuasalah seperti puasa Nabi Dawud, dan jangan melebihkan lagi. " Abdullah bertanya, bagaimana puasa Nabi Dawud itu ? " rasulullah menjawab, "Ia berpuasa sehari dan berbuka sehari ”(HR. Ahmad)

Pada saat terakhir, Rasulullah menasihatinya agar tidak berlebih-lebihan dalam beribadah sambil membatasi waktu-waktunya. Amr bin Ash, bapaknya, kebetulan hadir. Rasulullah mengambil tangan Abdullah dan meletakkannya di tangan bapaknya. "Lakukanlah apa yang kuperintahkan, dan taatilah bapakmu!" pesan Rasulullah SAW.

Sumber :
1. Anda Bertanya Ustadz Menjawab, Oleh H. Amirulloh Syarbini, M. Ag & Dr. H. Hasbiyallah, M. Ag
2. Khazanah-Republika online
3. http://rumaysho.com